Februari 20, 2018 6:04 pm
Breaking News
Home / Peristwa / Korban Banjir Bandang Diserahkan ke Keluarga
Korban Banjir Bandang Diserahkan ke Keluarga
Setelah dilakukan visum di Puskesmas Undaan Kidul, jasad Alfian diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan.

Korban Banjir Bandang Diserahkan ke Keluarga

APS18.com-Setelah ditemukan sekira pukul 01.00 wib di Kali Londo Desa Prawoto Kabupaten Pati, Jasad Alfian (17) dibawa ke Puskesmas Undaan Kidul. Usai dilakukan visum sekira pukul 02.00 wib disaksikan Camat Undaan, Kades Undaan Lor, Kapolsek Undaan, Danramil Undaan dan Kalakhar BPBD Kudus kemudian diserahkan pada keluarganya.

Camat Undaan Catur Widiyatno mengungkapkan, setelah dilakukan pencarian selama dua hari sejak tanggal 20 Januari 2017, korban banjir bandang di Wonosoco Alfian Misbahul Anam warga Desa Undaan Lor Gang 22 RT 04 RW 04 Kecamatan Undaan, telah ditemukan pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2017 pukul 01.00 WIB.

Catur Widiyatno mengungkapkan, penemuan korban berawal saat warga Desa Prawoto kabupaten Pati bernama Senen (55) sedang mencari ikan di Kali Londo. Tengah malam itu dia naik perahu seperti biasanya.

“Pas lewat di sebelah utara jembatan Prawoto pak Senen liat ada benda besar mengapung. Setelah didekati ternyata mayat dengan posisi tengkurap. Kepalanya tenggelam menghadap ke timur. Kemudian dia berinisiatif meminggirkan lalu diikat ke tiang kayu ,” terang Catur.

Kades Undaan Lor Edi Pranoto (pakai topi), Senen (penemu Mayat) dan Setyo Budi Kades Wonosoco.

Lalu, sambungnya, Pak Senen minta tolong ke warga lain agar melaporkan penemuan mayat itu ke Wonosoco. Sebab beberapa waktu sebelumnya mendengar berita tentang korban banjir bandang yang masih hilang.

“Mereka naik motor ke Wonosoco. Laporan diterima petugas bernama Kumaidi yang dilanjutkan ke Kades Wonosoco ,” tukasnya.

Nah, setelah mendapat laporan itu, tim yang masih siaga di Balai desa Wonosoco langsung menuju ke Kali Londo.

 “Sampai di tempat memang benar mayat yang ditemukan adalah korban hilang terseret arus banjir bandang di Wonosoco. Kondisinya masih baik, pakaian dan ponsel korban juga masih ada, sehingga pihak keluarga yaitu ayah korban bisa mengenali,” paparnya.

“Pihak keluarga melalui ayah korban sudah menerimakan kejadian yang menimpa anaknya adalah murni karena musibah. Keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah membantu dan bekerja keras selama dua hari lebih untuk mencari dan menemukan korban. Pemakaman hari Minggu, tanggal 22 Januari 2017 pukul 09.00 WIB di makam Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan,” tandasnya.

Seperti diberitakan APS18.com sebelumnya, banjir bandang menerjang kawasan wisata Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Jumat (20/1) siang, sekira pukul 14.00 – 14.30. Dalam peristiwa ini, satu orang terseret banjir bernama Alfian bin Joremi (17), warga Gang 22 Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus.

Kawasan yang berada dibawah Pegunungan Kendeng itu sekira pukul 13.00, diguyur hujan deras.  Saat itu, terdapat beberapa pengunjung yang berada di kawasan wisata desa tersebut.

Sebagian di antaranya, berteduh di gedung kesenian dan juga gedung touris information center (TIC).

Pada sekitar pukul 14.00, motor korban yang diparkirkan di sekitar gedung TIC, tersapu banjir, dari luapan air sungai yang berada di belakang bangunan tersebut. Mengetahui itu, korban berusaha selamatkan sepeda motor miliknya. Nahas, korban justeru terseret arus. Berbagai cara pencarian dilakukan. Mulai pengerahan tim BPBD sampai meminta bantuan “orangtua”. Berdasarkan petunjuk “orangtua” itu, posisi korban tidak jauh dari lokasi kejadian. Sehingga tim gabungan masih bersiaga dan melakukan pencarian dengan areal diperluas.(MSH)

 Baca juga dipost sebelumnya  Korban Banjir Bandang Wonosoco Akhirnya Ditemukan