Oktober 22, 2017 3:06 pm
Breaking News
Home / Peristwa / Korban Banjir Bandang Wonosoco Akhirnya Ditemukan
Korban Banjir Bandang Wonosoco Akhirnya Ditemukan
Kades Undaan Lor bersama tim saat tiba di pinggir sungai yang berlumpur.

Korban Banjir Bandang Wonosoco Akhirnya Ditemukan

APS18.com- Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban hilang yang terseret arus banjir bandang di kawasan wisata Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, pada Jumat (20/1) siang lalu, akhirnya ditemukan. Korban bernama Alfian (17) warga desa Undaan Lor kecamatan Undaan ditemukan mengapung dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Londo, turut Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Minggu (22/1) dini hari, sekitar pukul 01.30.

Menurut Edi Pranoto, Kepala Desa Undaan Lor, Jasad korban ditemukan mengapung di sungai, oleh seorang warga Desa Prawoto bernama Senen (45). Saat itu, Senen pergi ke sungai berniat hendak mencari ikan.

Tim gabungan saat melakukan evakuasi Alfian dari dalam sungai.

“Pak Senen mau mencari ikan. kemudian lihat seperti ada benda besar yang mengapung. Mulanya dikira hewan, setelah didekati ternyata mayat orang,” ujar Edi Pranoto yang turut datang ke lokasi penemuan warganya itu.

Dia lalu melapor melapor ke warga Desa Wonosoco, dan petugas gabungan yang masih istirahat di desa tersebut. Tim gabungan pun segera menuju lokasi, penemuan mayat tersebut.

Kades muda yang melekan demi warganya itu lalu bersama tim dan camat Undaan segera menuju lokasi penemuan.

“Setelah kita datang, memang benar jenasah warga saya yang terseret arus banjir bandang. Kondisinya masih utuh. Petugas langsung melakukan evakuasi,” terang Edi melalui Smartphone-nya..

Dijelaskan, kondisi jenazah korban masih cukup baik, sehingga memudahkan keluarga untuk segera mengenalinya. Pakaian bagian atas yang terakhir kali dikenakan, masih melekat di tubuh korban. Sementara, pakaian bawah korban hilang dan sampai saat ini belum ditemukan.

“Baju atas masih ada, sementara korban sudah tak mengenakan celana panjang, hanya celana dalam saja yang tersisa. Ponsel korban juga masih ada di saku pakaian,” tandasnya. (MSH)