Oktober 22, 2017 3:06 pm
Breaking News
Home / Politik & Pemerintahan / Dukcapil Kudus Jemput Bola Pelayanan Perekaman KTP-el
Dukcapil Kudus Jemput Bola Pelayanan Perekaman KTP-el

Dukcapil Kudus Jemput Bola Pelayanan Perekaman KTP-el

APS18.com,- KTP Elektronik merupakan program yang dibuat Kementrian Dalam Negeri pada tahun 2012. Sampai saat ini masih banyak warga masyarakat yang belum melakukan proses perekaman KTP Elektronik di berbagai daerah Indonesia. Untuk menyelesikannya Kementrian Dalam Negeri terus menggenjot Pemkab/Kotamadya supaya menyelesaikan perekaman KTP Elektronik di daerahnya.

Berdasarkan Data dari Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemkab kudus sampai tanggal 20 Januari 2017 jumlah wajib KTP Elektronik sebanyak 601.696. Warga yang sudah melakukan perekaman KTP Elektronik 591.899 dan yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik 9.797. Jadi prosentase capaian KTP Elektronik Pemkab Kudus sebesar 98,37 persen.

“ Untuk mempermudah 9.797 warga yang belum melakukan proses perekaman KTP Elektronik, Dukcapil kudus membuat program jemput bola ke desa-desa,” kata Putut Winarno S.Stp, Sekretaris Dinas Dukcapil Kudus, Sabtu (28/1).

Selain mempermudah warga, program jemput bola ini juga bertujuan untuk mempercepat proses perekaman KTP Elektronik bagi warga yang belum melakukanya. Hal ini sesuai dengan instruksi Kementrian Dalam Negeri.

Dukcapil Kudus membuat jadwal pelayanan jemput bola. Bulan Januari sampai Maret 2017 pelayanan jemput bola bertugas di Kecamatan Undaan. Pada tanggal 27, 30 dan 31 Januari 2017 pelayanan jemput bola ada di Desa Kalirejo, lokasinya berada di Balai Desa.

Petugas pelayanan jemput bola berjumlah 4 orang supaya dapat melayani masyarakat dengan baik dan maksimal. Mengunakan mobil elf, yang di dalamnya diset untuk perekaman KTP Elektronik. Selain perekaman KTP Elektronik, pelayanan jemput bola juga melayani pendaftaran Akte Kelahiran dan Kematian. Warga juga bisa konsultasi pada petugas tentang permasalahan KTP Elektronik maupun tentang administrasi kependudukan.

 “Hal ini kita lakukan dengan harapan warga yang dulu enggan mengurus ke Dukcapil karena terkendala jarak dan kesibukan bisa melakukannya di balai desa yang telah kami sediakan sesuai jadwal,” pungkas Putut. (win)