Oktober 22, 2017 3:13 pm
Breaking News
Home / UMKM / Purbalingga Pacu Pengembangan UKM Lokal
Purbalingga Pacu Pengembangan UKM Lokal

Purbalingga Pacu Pengembangan UKM Lokal

APS18.com,- Kegiatan Musrenbang  Tahun 2017 untuk RKP Tahun 2018 agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yakni dengan menampilkan pameran UKM produk lokal Purbalingga. Ada 18 stan Produk Usaha Kecil Mikro (UKM) yang ditampilkan, yang mana masing-masing stan menampilkan produk keunggulan setiap kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Bupati Purbalingga Tasdi, Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Forkompimda dan Koordinator Staf Ahli Propinisi Jawa Tengah Mursyid Zuhri menyempatkan diri  meninjau pameran tersebut. Bupati Tasdi pada saat itu juga sempat memberikan oleh-oleh berupa sambel knalpot  kepada Mursyid Zuhri, sebagai tanda mata dan juga mempromosikan produk tersebut di Jawa Tengah.

Bupati  Tasdi mengatakan pameran yang digelar merupakan wujud dukungan pemerintah daerah  (Pemda) dalam membela kepentingan UKM agar bisa mandiri dan mempunyai daya saing dengan UKM lainnya. Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 31 Tahun 2017 tentang kebijakan Bela Beli Purbalingga juga merupakan suatu trobosan Pemda dalam pemberdayaan UKM.

“ Ini adalah produk dari Singkong namanya Longah, bolong tengah, kalau bolong pinggir namanya longgir,” terang Bupati kepada Mursyid Zuhri saat bersinggah di Stan Kecamatan Kertanegara.

Dari pengamatan pemeran tersebut menampilkan beraneka kerajinan, terlihat batik khas Purbalingga, aneka handy craf, berbagai olahan makanan baik dari bahan baku beras dan non beras, juga ada ikan hias khas Purbalingga. Kemudian juga ada kerajinan dari logam almanium dalam bentuk peralatan rumah tangga dari yang besar sampai yang mini.

Salah satu peserta pameran dari stan Kecamatan Kartanegara, Bangkit Wismo mengatakan pameran yang dilaksanakan sangat membantu promosi usahanya. Dengan banyaknya orang berkumpul di pameran, dan informasi dari mulut ke mulut membuat usahanya berupa sambel knalpot bisa dikenal dan dibeli banyak orang.

“ Usaha saya sekarang sampai ke manca negara, yakni Malaysia dan Arab, walaupun bukan dalam bentuk ekspor,” katanya.

Sedangkan pada kesempatan yang lain Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat kegiatan “Ngopi Bareng Mas Ganjar”, Selasa (11/4) mengatakan pemerintah daerah sangat berkomitmen memajukan UKM sebagai sendi-sendi perekonomian bangsa. Dari segi ketrampilan, pemasaran dan permodalan pemerintah selalu siap membantu UKM untuk terus berkembang.

“Bank Jateng siap membantu permodalan UKM dari 25 juta sampai ratusan juta, yang penting bisa nyarutang,” kata Ganjar.

Gubernur Ganjar, sempat menceritakan sebuah desa yang sunyi sepi bisa menjadi tujuan wisata dunia karena menjual kesunyianya lewat media sosial. Lewat medsos desa tersebut memotret orang bule naik pohon kelapa, orang bule bermain di sawah, orang bule sedang ngopi di warung desa. Lewat medsos berita itu tersebar dan desa tersebut sekarang menjadi destinasi wisata turis manca negara.

“ Sekarang para pegiat UKM sudah punya HP, punya media sosial, lewat itulah produk UKM bisa dijual secara cepat,” kata Ganjar.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga mengapresiasi inovasi dan kreatifitas UKM lokal Purbalingga, seperti Batik Goa Lawa yang menjadi terkenal di Purbalingga. Kemudian sambel Knalpot dengan nama yang unik dan aneka kerajinan sapu glagahnya yang telah merabah manca negara seperti korea selatan.  (bjn)