Oktober 22, 2017 3:12 pm
Breaking News
Home / UMKM / Krakatau Steel Produksi Baja Cangkul, UKM Pande Besi Bagaimana?
Krakatau Steel Produksi Baja Cangkul, UKM Pande Besi Bagaimana?

Krakatau Steel Produksi Baja Cangkul, UKM Pande Besi Bagaimana?

APS18.com- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. mengaku siap memenuhi kebutuhan baja yang akan digunakan sebagai bahan baku cangkul, menyusul adanya sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pembuatan cangkul bagi petani.

President Director/CEO PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Mas Wigrantoro Roes Setyadi, Senin mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini karena mampu membantu para petani.

“Kami akan sangat mendukung program ini karena penggunanya petani dan hasilnya untuk meningkatkan produktivitas petani,” ucapnya di Sidoarjo, Jatim.

Ia menuturkan, program ini juga merupakan sinergi BUMN dan juga bisnis dari PT Krakatau Steel adalah memproduksi baja.

“Dari beberapa alasan tersebut kami optimistis mampu dan sangat mendukung berjalannya program ini dengan baik. Dan kami mampu melakukannya,” ujarnya.

Disinggung terkait dengan target pemenuhan bahan baku, dirinya mengatakan kalau hal itu sesuai dengan kebutuhan pasar karena berapa pun permintaan pasar pihaknya sanggup untuk memenuhinya.

“Kalau bicara pemenuhan pasar kami sanggup untuk memenuhinya,” katanya.

Menurutnya, untuk tahap pertama ini pihaknya sudah memasok sebanyak 40 ton baja yang bisa digunakan sebagai bahan baku sekitar empat juta cangkul. “Jadi berapa pun kebutuhan pasar, kami sanggup untuk memenuhinya,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Boma Bisma Indra (Persero) Rahman Sadikin mengatakan untuk tahap awal ini akan diproduksi sebanyak 100 ribu unit cangkul.

“Sampai dengan saat ini sudah sampai produksi sebanyak 50 ribu unit cangkul dari target sebanyak 100 ribu unit cangkul per bulannya,” tuturnya.

Menurutnya, pembuatan cangkul ini akan diselesaikan sebanyak 75% dan sisanya akan diteruskan oleh para pelaku industri kecil dan menengah untuk penyelesaiannya.

“Kami optimistis pemenuhan cangkul para petani ini bisa dipenuhi demi menyejahterakan dan meningkatkan produktivitas petani,” katanya. (otg)