Januari 20, 2018 5:53 am
Breaking News
Home / Lalu Lintas / Sekolah “Dimakan” Tol, US SD Tambak Aji 03 di PGSD Unnes
Sekolah “Dimakan” Tol, US SD Tambak Aji 03 di PGSD Unnes

Sekolah “Dimakan” Tol, US SD Tambak Aji 03 di PGSD Unnes

APS18.com,-Dua sekolah dasar (SD) yang terdampak pembangunan Tol Semarang-Batang, memiliki nasib yang berbeda untuk menyelenggarakan Ujian Sekolah tahun ini. Jika SD Ngaliyan 02 tetap menempati sekolah untuk menyelenggarakan US, nasib SD Tambak Aji 03 harus nutut ke program studi (prodi) Pendidikan Guru SD (PGSD) Unnes yang tak jauh dari lokasi sekolah lama.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Ngaliyan, Drs. Abdul Djamil, M.pd mengatakan jika dua sekolah tersebut dipastikan akan direlokasi oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pendidikan, untuk SD N Tambak Aji 03 bangunan gedungnya kini telah rata dengan tanah, sementara SD N Ngaliyan 02 masih utuh dan ditempati oleh siswa untuk sementara. “SD N Tambak Aji 03 harus pindah sementara ke PGSD selama 6 bulan kedepan, saat ini siswa kelas 6 pun menggarap US disana. Sementara SD N Ngaliyan 02 masih menggunakan gedung sekolah,” katanya, Selasa (16/5) siang kemarin.

Terkait pelaksanaan UN dikedua sekolah tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Djamil ini berjalan dengan lancar. Namun khusus di SD N Ngaliyan 02, siswa harus terganggu suara bising dari proses pembangunan tol dan terganggu dengan debu proyek pembangunan tol. “Kalau yang di PGSD malah tenang, namun di SD Ngaliyan 02 sedikit terganggu debu dan suara bising, namun keseluruhan berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Sementara itu  Ketua Panitia Ujian Sekolah SD Kota Semarang, Hidayatullah mengatakan jika tahun ini jumlah peserta US SD dikota Semarang sebanyak 24.314 siswa dan ppelaksanaan US SD tetap menggunakan model PBT (paper based test) atau ujian berbasis pensil dan kertas (UNKP).” rinciannya sekolah jenjang pendidikan dasar yang menggelar US, yakni sebanyak 324 SD negeri, 178 SD swasta, serta satu MI negeri dan 75 MI swasta,” jelasnya.

Sampai hari kedua pelaksanaan US kemarin, belum ada laporan terkait kecurangan ataupun kebocoran soal. Menurut dirinya pelaksanan US di Kota Semarang berjalan dengan lancar dan tanpa kendala yang berarti. “Tidak ada isu kebocoran soal, distribusi juga berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti setiap pelaksanaan US. Apalagi US diselenggarakan seperti biasa dengan menggunakan kertas,” ujarnya.(bjn)