September 28, 2017 1:10 am
Breaking News
Home / UMKM / i-Jus Melon Jadi Top Inovasi Pelayanan Publik Terbaik
i-Jus Melon Jadi Top Inovasi Pelayanan Publik Terbaik

i-Jus Melon Jadi Top Inovasi Pelayanan Publik Terbaik

APS18.com- Inovasi program i JUS MELON ( ijin usah mikro melalui online) yang dijalankan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menjadi top 99 inovasi pelayanan publik terbaik se indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pemberadayaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Adsman Abnur kepada pemerintah Kota Semarang yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang Litani Setyani, Sabtu (20/5) malam di Jakarta.

Aplikasi i-JUS MELON, berhasil menyisihkan 3.054 proposal inovasi pelayanan publik yang masuk baik dari kementrian, lembaga negara, Provinsi, Pemerintah Daerah dan BUMD.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang Litani Setyani mengungkapkan, melalui i-JUS MELON pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan legalitas usahanya cukup mengurusnya melalui sebuah aplikasi ponsel pintar yang dapat diunduh di website DiskopUMKM.SemarangKota.Go.Id.

Dengan sistem tersebut, hanya dibutuhkan waktu 4 menit agar pelaku usaha mikro di Kota Semarang dapat mengambil surat legalitas usahanya atau izin usaha UMKM di Kecamatan setempat.

Litani menjelaskan, sampai saat ini sudah ada 8766 pelaku UMKM yang terdaftar melalui program i-Jus Melon.

“Untuk mendapatkan izin usaha UMKM ini sangat mudah, masyarakat cukup melampirkan Fotocopy KTP, surat keteranga RT/RW, serta kelurahan, kemudian diserahkan ke Kecamatan dan izin bisa langsung keluar. Dan semuanya gratis atau zero rupiah,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan memiliki izin usaha UMKM, pelaku UMKM selain terdaftar secara resmi di pemerintah Kota, juga dimungkinkan mendapatkan fasilitas pelatihan, seperti pelatihan managemen, branding, Packing, manajemen resiko dan lainnya.

“Semua pelaku UMKM bisa memanfaatkannya, mulai dari Penjahit, tukang tambal ban bahkan peternak burung pun bisa. Kita punya kok pelaku UMKM peternak burung,”  imbuhnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengahrapkan, masyarakat Kota Semarang khususnya yang merupakan pelaku UMKM untuk memanfaatkan program i-Jus Melon tersebut, karena selain untuk memudahkan pendataan, pelaku usaha yang terdaftar juga berkesempatan mendapatkan fasilitas kredit wibawa, yakni kredit dengan bunga hanya 3%.

Hendi mengatakan, Pemerintah Kota Semarang sudah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp7 miliar untuk disalurkan kepada para pelaku UMKM dengan bunga sangat ringan yakni hanya 3% per tahun atau hanya 0,25% per bulan. “Ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk meningkatkan produktivitasnya,” katanya. (bjn)