Oktober 22, 2017 3:10 pm
Breaking News
Home / Budaya / Pesan Menkeu : Puasa tapi Tetap Bekerja Profesional
Pesan Menkeu : Puasa tapi Tetap Bekerja Profesional

Pesan Menkeu : Puasa tapi Tetap Bekerja Profesional

APS18.com,- Umat Islam di Indonesia sudah memasuki masa Ramadan. Kendati menjalankan puasa, namun para pegawai tetap memiliki kewajiban untuk bekerja. Nah, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun memberikan tips ahlak dalam menjalankan puasa namun tetap bekerja.

Menurutnya, dengan puasa senantiasa diingatkan untuk terus amanah dalam menjalankan tugas adalah menjaga setiap hari sikap, pikiran dan tindakan. Menurutnya, sebagai Menteri keputusan yang dilakukan harus semata-mata untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, sehingga mendapat ridho dan pahala hanya dari Allah SWT.

“Dengan menjalankan puasa dan tetap bekerja dengan tekun, jujur dan melakukan yang terbaik, Insyaallah kita akan mencapai kemenangan pada ujung perjuangan dan perjalanan kita,” ujar Sri Mulyani pada akun Facebook, seperti dikutip Sabtu (27/5).

Menurutnya, kemenangan bukan untuk diri kita sendiri namun kemenangan untuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia. “Kita kembali ke fitrah kita menjadi khalifah mempimpin diri kita sendiri dan dengan demikian kita mampu memimpin bangsa kita menuju cita-cita negeri kita. Jadilah pandu ibu pertiwimu,” ujar Sri Mulyani.

Pada postingan-nya, Sri Mulyani mengucapkan selamat memasuki bulan Ramadan dan menjalankan ibadah puasa kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan yang menjalankan ibadah puasa.

Sri Mulyani berharap kendati berpuasa, para pegawai di lingkungan Kemenkeu tetap dapat melaksanakan tugas menjaga keuangan negara dengan teliti, fokus, cerdas dan profesional. Dengan tetap bekerja baik selama puasa, memupuk kebaikan di atas kebaikan.

“Puasa adalah ibadah menahan diri dari hawa nafsu. Esensi puasa begitu sangat mengena bagi seluruh jajaran Kementerian Keuangan, untuk terus mampu menahan diri terhadap berbagai godaan nafsu buruk yang dapat merusak keuangan negara, merusak kepercayaan publik dan mengkhianati cita-cita mencapai Indonesia yang adil makmur dan bermartabat,” ujarnya.(MSH)