Februari 20, 2018 6:06 pm
Breaking News
Home / Hukum &Kriminal / Kades Kalah di Perhitungan Suara, Menang di PTUN. Bagaimana Nasibnya ?
Kades Kalah di Perhitungan Suara, Menang di PTUN. Bagaimana Nasibnya ?

Kades Kalah di Perhitungan Suara, Menang di PTUN. Bagaimana Nasibnya ?

APS18.com,- Seorang penjual nasi goreng mengklaim telah memenangkan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang terkait sengketa pemilihan kepala desa Tlogorejo, Karangawen, Oktober 2016 lalu.

Ia adalah, Asmadi yang kini berharap dirinya segera dilantik menjadi kepala desa setelah putusan keluar pada 23 Mei lalu.

Meski mengaku telah memenangkan gugatan pilkades namun raut kebahagiaan belum juga tampak dari pira yang akrab dipanggil Kecel itu. Ia masih khawatir, Bupati, selaku tergugat melakukan banding, sehingga proses yang dilalui akan semakin panjang.

” Dahulu sebelum menggugat saya pernah beraudiensi soal masalah ini, dan beliau (bupati) meminta diselesaikan di PTUN apapun hasilnya nanti diterima. Namun setelah putusan keluar 23 Mei lalu, sampai saat ini belum ada upaya dari pemerintah kabupaten,” jelas Asmadi, Minggu (28/5).

Sengketa pilkades itu bermula pada 19 Oktober 2016 lalu ketika pencoblosan usai pukul 14.00. Satu setengah jam kemudian penghitungan selesai dilakukan. Saat itu diumumkan Asmadi unggul dengan 2.435 suara, disusul Muhtarom dengan 1.958 dan terakhir Ahmad Zen dengan 1.691.

“Karena menang kami kemudian pulang. Belum sampai ke rumah kembali diumumkan bahwa penghitungan diralat saya tidak jadi menang,” tandas pria kidal tersebut.

Dalam penghitungan kedua itu kubu Muhtarom menang dengan total suara 2.306 sedangkan Asmadi turun menjadi 2.177.

“Yang kedua itu diumumkan saat tidak ada saksi saya dan saya, karena sudah pulang dan diumumkan menang tadi kan kami pulang, namun justru yang kedua yang dipakai dan dilaporkan ke Bupati,” ungkapnya.

Muhtarom kemudian dilantik menjadi kepala desa Tlogorejo dan hingga saat ini masih menjabat. (bjn/otg)