Januari 20, 2018 5:54 am
Breaking News
Home / Pendidikan / Kritisi Keputusan KEMENAG, Aksi GMPK Mengundang Simpatik Mahasiswa
Kritisi Keputusan KEMENAG, Aksi GMPK Mengundang Simpatik Mahasiswa

Kritisi Keputusan KEMENAG, Aksi GMPK Mengundang Simpatik Mahasiswa

APS18.COM-Puluhan mahasiswa dari berbagai lapisan mahasiswa dan jurusan yang tergabung dalam GMPK (Gerakan Mahasiswa Peduli Kampus) berunjuk rasa mengkritisi keputusan Kemenag dengan mengadakan aksi damai supaya pihak terkait segera menyelesaikan kontroversi dan polemik yang ada di STAIN Kudus. Senin (31/07).

Dalam pernyataan, mahasiswa yang tergabung dalam aksi GMPK sangat menyayangkan dengan terpilihnya Ketua STAIN yang baru menuai Kontroversi dan polemik di kampus STAIN Kudus karena dianggap tidak profesional dan tidak sesuai prosedur. Aksi tersebut mendapat simpatik dan dukungan dari berbagai lapisan mahasiswa dan jurusan, para  mahasiswa memberikan dukungannya dengan ikut memberikan komentar positif serta ada juga yang ikut bergabung kedalam aksi GMPK langsung.

Mochammad Machmud selaku Ketua Senat Mahasiswa STAIN Kudus mengatakan, Senat STAIN Kudus dan panitia seleksi calon Ketua STAIN Kudus harusnya wajib mengklarifikasi kembali terkait terpilihnya Bapak Mundakir karena banyak menimbulkan kontroversi dan polemik di Kampus STAIN Kudus. Menurutnya, pemerintah harusnya segera ambil sikap terkait hal tersebut karena sangat meresahkan mahasiswa.

Masih Mochammad Machmud, Senat STAIN Kudus dan Pemerintah wajib mengklarifikasi dengan mengoreksi dan mempertimbangkan kembali atas Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Menteri Agama.

“Tidak ada hubungan apa pun, baik politik maupun struktural, kami tidak membenci Bapak Mundakir, namun ini adalah bukti peduli kami terhadap kampus yang sangat kami cintai ini, aksi ini adalah wujud dari pembelajaran kami sebagai mahasiswa yang kritis,” tutur A.Minhajul Abrori Koordinator Umum sekaligus Ketua DEMA STAIN Kudus.

“Sikap kami sangat jelas bahwa kami sangat menyayangkan seharusnya proses pemilihan Ketua STAIN Kudus dilaksanakan sesuai dengan proseduralnya serta kami juga ingin meminta Menteri Agama supaya segera menyelesaikan polemik yang ada di STAIN Kudus dengan mencabut Surat Keputusan (SK) Ketua STAIN Kudus” tambahnya.

Gerakan Mahasiswa Peduli Kampus ini terdiri dari berbagai lapisan mahasiswa dan dibawah pengawalan langsung oleh lembaga tertinggi dilingkup Mahasiswa STAIN Kudus yaitu Senat Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa bersama turun jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait keluhan-keluhan yang dialami mayoritas mahasiswa STAIN Kudus.

Massa yang sebagian besar memakai jas Almamater STAIN Kudus ini, memulai aksi dari GOR STAIN Kudus dengan membawa misi tuntutan kepada seluruh Civitas Akademika dan Kementerian Agama. Apabila tuntutan-tuntutan tersebut tidak segera direspon, mereka akan melakukan Aksi turun jalan lagi dengan massa yang lebih banyak.

Shobirin selaku Wakil Ketua III STAIN Kudus, menerima pengajuan tuntutan dari mahasiswa yang tergabung dalam GMPK dan akan segera menindaklanjuti dengan menyampaikan tuntutan-tuntutan tersebut kepada pihak terkait.

“Kampus ini adalah milik kita bersama, Sebagai Mahasiswa STAIN Kudus saya mohon agar teman-teman mahasiswa juga ikut menjaga kondusifitas kampus STAIN Kudus serta menghindari perbuatan yang anarkis dalam menyampaikan tuntutan.” imbuhnya. (TF)